Halaman General merupakan langkah pertama konfigurasi setelah pembuatan proyek di Home. Parameter yang diatur di halaman ini, mulai dari jenis kontrak, rentang waktu proyek, hingga mode validasi, menentukan arsitektur perhitungan secara keseluruhan, sehingga setiap nilai yang dimasukkan akan berdampak pada seluruh tahap komputasi downstream.
Dropdown Type of Contract menentukan jenis kontrak yang diterapkan pada proyek.
| Nilai Dropdown | Skema | Catatan |
|---|---|---|
Project (default) |
Base Project | Tanpa skema PSC |
PSC Cost Recovery (CR) |
Cost Recovery | Skema Cost Recovery murni |
PSC Gross Split (GS) |
Gross Split | Skema Gross Split murni |
Transition CR - CR |
Transition CR→CR | Dua fase CR |
Transition CR - GS |
Transition CR→GS | Fase 1 CR → Fase 2 GS |
Transition GS - GS |
Transition GS→GS | Dua fase GS |
Transition GS - CR |
Transition GS→CR | Fase 1 GS → Fase 2 CR |
Catatan: Opsi Transition (empat tipe terakhir) belum tersedia pada aplikasi web versi ini.
Pemilihan tipe kontrak mengubah alur perhitungan secara fundamental. Pada kontrak Cost Recovery, perhitungan mencakup cost recovery, First Tranche Petroleum (FTP), dan pre-tax split. Pada Gross Split, alur berfokus pada persentase gross split secara langsung tanpa mekanisme cost recovery. Adapun pada Transition, kedua kontrak dihitung secara berurutan dan hasilnya digabungkan.
Penjelasan rinci masing-masing skema tersedia di halaman Cost Recovery dan Gross Split.
Project Start dan Project End menentukan rentang waktu (timeline) proyek. Dari kedua tanggal tersebut, durasi proyek dan jumlah tahun proyek dihitung secara otomatis oleh sistem. Jumlah tahun proyek inilah yang digunakan sebagai sumbu waktu untuk seluruh perhitungan cashflow, depresiasi, dan fiskal, sehingga ketepatan kedua nilai ini bersifat kritis.
Untuk kontrak Transition, diperlukan pula Project Start 2nd dan Project End 2nd. Apabila tidak diisi, sistem akan menolak masukan. Pada Transition, durasi proyek dihitung dari Project Start pertama hingga Project End kedua.
Checkbox Delayed (default: tidak dicentang) mengaktifkan masukan Year(s). Ketika dicentang, produksi dianggap baru dimulai setelah Year(s) tahun dari Project Start.
Pergeseran ini bersifat kritis karena menentukan batas antara biaya pre-onstream dan post-onstream. Klasifikasi biaya serta validasi strict mode bergantung pada penentuan batas tersebut.
→ Lihat konsep di POD-1 Mode
Checkbox use Cost of Sales (default: tidak dicentang) mengaktifkan tab Cost of Sales dan memungkinkan pengurangan Cost of Sales dari gross revenue sebelum FTP/split. Apabila tidak dicentang, tab Cost of Sales disembunyikan dari antarmuka pengguna dan komponen biaya tersebut tidak diikutsertakan dalam perhitungan.
Discount Rate Start Year menentukan tahun awal penerapan tingkat diskonto (discount rate). Nilai ini menjadi acuan untuk perhitungan present value di seluruh proyek. Secara default, nilai yang digunakan adalah tahun dari Project Start.
Discount Rate, % merupakan tingkat diskonto tahunan yang digunakan untuk menghitung Net Present Value (NPV) dan indikator keekonomian lainnya. Nilai default ditetapkan sebesar 10%, dan perubahan pada parameter ini akan memengaruhi seluruh perhitungan present value pada hasil akhir.
→ Lihat Economic Indicators untuk penjelasan indikator keekonomian.
Dropdown Inflation Rate Applied to (dropdown) menentukan komponen biaya yang dikenakan inflasi.
| Opsi | Deskripsi |
|---|---|
CAPEX |
Hanya belanja modal (Capital Expenditure) |
OPEX |
Hanya belanja operasional (Operational Expenditure) |
CAPEX and OPEX |
Kedua komponen biaya |
Inflasi diterapkan berdasarkan masukan Inflation Rate pada halaman Fiscal. Pemilihan komponen di sini hanya menentukan target penerapan inflasi, bukan besaran rate-nya.
Checkbox Is Strict (default: dicentang) mengatur mode validasi untuk mencegah masukan yang tidak wajar secara konsep. Pada strict mode, sistem menolak masukan yang melanggar aturan, sebagai contoh, PIS Year sebelum onstream atau sunk cost setelah approval year. Adapun pada loose mode, sistem menerima masukan tersebut tetapi mencatat peringatan. Mode loose berguna untuk eksplorasi data atau uji coba skenario.
Strict mode memengaruhi validasi pada halaman Capital, khususnya PIS Year dan sunk cost, serta seluruh perhitungan downstream.
Penjelasan lengkap semua fungsi yang terdampak: → Strict Mode
Setelah konfigurasi umum diselesaikan, langkah berikutnya adalah mengisi data produksi pada halaman Lifting.
PSC Fundamentals — Dasar-dasar kontrak bagi hasil
Economic Indicators — Penjelasan NPV, IRR, dan indikator keekonomian
Strict Mode — Mekanisme validasi masukan
POD-1 Mode — Dampak POD-1 pada struktur perhitungan
FTP — First Tranche Petroleum
Depreciation — Metode depresiasi aset
Mathematical Notation — Konvensi notasi dan satuan