Domestic Market Obligation (DMO) merupakan kewajiban kontraktor untuk menyerahkan sebagian produksi minyak dan/atau gas bumi kepada negara guna memenuhi kebutuhan domestik. DMO diberlakukan pada kedua rezim PSC — Cost Recovery maupun Gross Split, dengan mekanisme perhitungan yang berbeda.
Mekanisme DMO bergantung pada rezim kontrak yang berlaku. Pada bagian ini dijelaskan mengenai penerapan DMO pada masing-masing rezim kontrak:
Pada rezim Cost Recovery, DMO volume dihitung dari lifting kontraktor:
QDMO,t=ϕDMO×Qt×αctr
Keterangan:
- QDMO,t — DMO volume tahun t [unit produksi]
- ϕDMO — DMO volume portion (persentase)
- Qt — total lifting tahun t [unit produksi]
- αctr — contractor pre-tax share
Pada rezim Gross Split, DMO volume dibatasi oleh net operating profit:
QDMO,t={min(ϕDMO×CSt,NOPt)0jika NOPt>0jika NOPt≤0
Keterangan:
- CSt — contractor share tahun t
- NOPt — net operating profit tahun t
DMO Fee adalah kompensasi yang diterima kontraktor atas volume DMO yang diserahkan:
DMOfee,t={ϕP×Pt×QDMO,tPt×QDMO,tjika CU,t=0 dan bukan periode DMO holidaysebaliknya (harga penuh)
Keterangan:
- ϕP — DMO Fee portion (persentase dari harga pasar)
- Pt — Weighted Average Price (WAP) tahun t
- CU,t — unrecovered cost tahun t
DDMO adalah selisih antara nilai pasar dan DMO Fee, merepresentasikan beban ekonomi DMO bagi kontraktor:
DDMOt=(QDMO,t×Pt)−DMOfee,t
DDMO digunakan dalam perhitungan taxable income pada rezim Cost Recovery.
DMO Holiday merupakan periode pembebasan kewajiban DMO pada awal produksi. Durasi holiday dapat diterapkan per fluida (minyak dan gas secara terpisah) bergantung pada kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract — PSC).
Selama holiday:
- DMO volume tetap dihitung, tetapi DMO Fee = harga penuh (Pt×QDMO,t)
- Kontraktor tidak menanggung beban DDMO
Setelah holiday berakhir (dan unrecovered cost = 0), DMO Fee dikurangi menjadi ffee×Pt×QDMO,t, sehingga kontraktor menerima kompensasi lebih rendah dari harga pasar.
DMO mengurangi contractor net cashflow karena sebagian produksi dijual pada harga yang lebih rendah (ketika DMO Fee < harga pasar). Semakin besar selisih antara harga pasar dan DMO Fee, semakin besar beban DMO terhadap keekonomian kontraktor.